Narkoba
biar sudah dikatakan berbahaya secara resmi oleh negara dan masyarakat tetap
saja ada yang selalu mencari, atau memperjual belikan. Mungkin bagi kita yang
sudah mengerti bahayanya narkoba bakal pikir panjang kenapa masih saja ada
orang yang 'demen' dengan barang berbahaya tersebut.
Nah,
supaya tidak terperosok ke jurang narkoba tadi, ada baiknya kita sering
evaluasi diri sendiri. Simak deh alasan-alasan di bawah ini, yang menyebabkan
orang menjadi pemakai narkoba. Supaya nantinya, apabila kita punya masalah yang
sama bisa memilih jalan keluar lain yang lebih baik.
1.
Memakai karena ingin merasa 'ada'.
Ada
kalanya kita merasa bete kalau tidak dianggap atau ditinggal, oleh teman segang
atau di pesta misalnya. Perasaan tidak aman ini ingin kita singkirkan. Sayang,
jalan yang diambil salah. Perasaan pede yang timbul waktu pakai narkoba itu
semu alias palsu. Lebih baik tingkatkan kemampuan atau penampilan diri. Misal
ikut les bahasa Inggris biar bisa ngobrol dengan orang bule dan cari suasana
baru yang lebih ramah.
2.
Memakai untuk melarikan diri dari masalah atau ingin relaks.
Kita
sering mendengar orang bilang, "Gue lagi stress nih, gue mau fun sebentar
ah!". Nah, ini dia yang salah. Kalo lagi stress inginnya kita langsung
kabur cari suasana lain yang lebih menyenangkan. Masalah tetap ada begitu kita
balik lagi. Begitu juga kalo kita berusaha lari dari masalah dengan memakai
narkoba. Begitu selesai efek narkobanya, masalah tetap saja ada dan harus
diselesaikan pula. Lebih gawat lagi, kondisi otak dan tubuh kita sudah tidak
100% fit untuk menghadapinya.
3.
Memakai karena lagi bosen.
Banyak
orang memakai narkoba di saat mereka merasa bosan. Bosan dengan keadaan atau
dirinya sendiri. Mereka pikir dengan memakai narkoba, suasana bosan akan hilang
dengan sendirinya. Justru sebaliknya, setelah pengaruh narkoba hilang, yang
timbul adalah perasaan makin frustasi karena melihat kenyataan yang tetap tidak
berubah - karena memang belum diubah. Kalau merasa jenuh dengan situasi yang
ada, cobalah buat sesuatu yang berbeda dari biasanya, seperti melakukan hobi
atau pergi ke tempat yang baru.
4.
Memakai karena media (secara nggak langsung) masih menganggap narkoba itu
keren.
Boleh percaya atau tidak, dunia hiburan masih menyiarkan gambaran kalau memakai narkoba itu menarik. Memang betul kalau sekarang makin banyak penyanyi, musisi atau olah ragawan yang digemborkan sudah bertaubat dan iklan anti narkoba juga banyak disiarkan di media. Tapi lihat deh para artis atau model yang sering tampil di media cenderung berfisik kurus sekali. Atau suasana gaul anak-anak muda yang banyak dihiasi dengan pesta tidak karuan. Tidak jarang orang terkena narkoba melalui pesta-pesta macam begitu. Jadi jangan sekali-kali deh tergoda untuk tampil keren karena bujukan media. Pelangi semu itu namanya.
Boleh percaya atau tidak, dunia hiburan masih menyiarkan gambaran kalau memakai narkoba itu menarik. Memang betul kalau sekarang makin banyak penyanyi, musisi atau olah ragawan yang digemborkan sudah bertaubat dan iklan anti narkoba juga banyak disiarkan di media. Tapi lihat deh para artis atau model yang sering tampil di media cenderung berfisik kurus sekali. Atau suasana gaul anak-anak muda yang banyak dihiasi dengan pesta tidak karuan. Tidak jarang orang terkena narkoba melalui pesta-pesta macam begitu. Jadi jangan sekali-kali deh tergoda untuk tampil keren karena bujukan media. Pelangi semu itu namanya.
5.
Memakai karena merasa tambah terlihat 'dewasa'
Nah, ini dia alasan yang salah lagi. Kebanyakan orang yang sudah berpikiran dewasa, terlalu sibuk dengan urusan kehidupannya sendiri sampai tidak terpikir untuk memakai narkoba. Mereka lebih memilih uangnya dipakai untuk keperluan biaya sekolah, makan atau mungkin keperluan rumah. Justru orang yang masih berpikiran pendek saja yang mau menghabiskan uangnya untuk konsumsi narkoba.
Tapi kalau pun ada orang yang sudah berumur tua masih menggunakan narkoba, umumnya mereka sedang terkena masalah, macam depresi, frustasi dsb. Jadi bukan karena supaya terlihat dewasa.
6.
Memakai karena ingin memberontak.
Banyak
juga lho orang yang menjadi pemakai bukan karena kebutuhan dirinya, tapi lebih
karena ingin membuat pemberontakan. Biasanya mereka ingin keluar dari norma
atau aturan yang diberikan oleh keluarga dan masyarakat umumnya. Mereka pikir
dengan mengkonsumsi narkoba akan terdorong untuk berani melakukan tindakan yang
melanggar hukum atau sesuai dengan kehendaknya sendiri. Tapi sebenarnya yang
terjadi, mereka makin tidak bisa hidup secara mandiri dan bebas lagi, karena
sudah tergantung 100% kepada narkoba dan pengaruh candunya itu.
Kalau ingin berontak dari pakem yang ada, coba deh cari tempat penyaluran yang baik. Misal nih dengan bermain musik atau klub olah raga. Jadi tenaga yang ada tidak terbuang percuma.
Kalau ingin berontak dari pakem yang ada, coba deh cari tempat penyaluran yang baik. Misal nih dengan bermain musik atau klub olah raga. Jadi tenaga yang ada tidak terbuang percuma.
7.
Memakai karena ingin mencoba.
Wajar
kalau kita punya keinginan untuk mencoba sesuatu yang baru. Kita bisa
mengatakan mana yang tepat apabila sudah dicoba terlebih dulu. Begitu
logikanya. Tapi sebelum mencoba ada baiknya kita lihat dulu kemungkinan baik
buruknya. Kalau kita disuruh mencoba lompat dari atap gedung tanpa peralatan
apapun pasti bakalan nolak. Kenapa? Karena sudah tahu akibatnya, badan bisa hancur
atau mungkin nyawa juga bisa hilang. Coba deh bereksperimen dengan sesuatu yang
lebih ramah, macam main musik, olah raga, ikut lomba atau sekedar mengecat
rambut.

No comments:
Post a Comment